Rabu, 29 April 2009

Beryukurlah pada Allah

Bersyukurlah untuk segala yang kau miliki. Jadilah KREATIF. Jadilah INOVATIF. Berpikirlah dari sudut pandang yang BERBEDA dan POSITIF.Ajaklah orang-orang lain menuju hal-hal yang baik dengan hikmat. Jalai hidup ini tanpa dalih dan mengasihi tanpa rasa sesal. Ketika hidup memberi engkau 100 alasan untuk menangis, tunjukkan pada hidup bahwa engkau memiliki 1000 alasan untuk tersenyum. Hadapi masa lalumu tanpa sesal.Tangani saat sekarang dengan percaya diri.Bersiaplah untuk masa depan tanpa rasa takut.

Peganglah iman dan tanggalkan ketakutan

Orang bijak berkata, 'Hidup harus menjadi sebuah proses perbaikan yang terus berlanjut, membuang kejahatan dan mengembangkan kebaikan...Jika engkau ingin menjalani hidup tanpa rasa takut, engkau harus memiliki hati nurani yang baik sebagai tiketnya... Hal yang terindah adalah melihat seseorang tersenyum... .Tapi yang terlebih indah adalah mengetahui bahwa engkau adalah alasan di belakangnya! !

Do'a yang kupanjatkan

Assalaamu 'alaikum.

Doa yang kupanjatkan ketika selesai menikah:
"Ya Allah beri aku anak yang sholeh dan sholehah, agar mereka dapat mendoakanku ketika nanti aku mati dan menjadi salah satu amalanku yang tidak pernah putus."

Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku lahir:
"Ya Allah beri aku kesempatan menyekolahkan mereka di sekolah Islami yang baik meskipun mahal, beri aku rizki untuk itu ya Allah...."

Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku sudah mulai sekolah:
"Ya Allah..... jadikan dia murid yang baik sehingga dia dapat bermoral Islami, agar dia bisa khatam Al Quran pada usia muda."

Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku sudah beranjak remaja:
"Ya Allah jadikan anakku bukan pengikut arus modernisasi yg mengkhawatirkanku. Ya Allah aku tidak ingin ia mengumbar auratnya, karena dia ibarat buah yang sedang ranum."
Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku menjadi dewasa:
"Ya Allah entengkan jodohnya, berilah jodoh yang sholeh pada mereka, yang bibit, bebet, bobotnya baik dan sesuai setara dengan keluarga kami."
Doa yang kupanjatkan ketika anakku menikah:
"Ya Allah jangan kau putuskan tali ibu & anak ini, aku takut kehilangan perhatiannya dan takut kehilangan dia karena dia akan ikut suaminya."

Doa yang kupanjatkan ketika anakku akan melahirkan:
"Ya Allah mudah-mudahan cucuku lahir dengan selamat. Aku inginkan nama pemberianku ada cucuku, karena aku ingin memanjangkan teritoria wibawaku sebagai ibu dari ibunya cucuku."
Ketika kupanjatkan doa-doa itu, aku membayangkan Allah tersenyum dan berkata..... . .
"Engkau ingin suami yang baik dan sholeh sudahkah engkau sendiri baik dan sholehah? Engkau ingin suamimu jadi imam, akankah engkau jadi makmum yang baik?" "Engkau ingin anak yang sholehah, sudahkah itu ada padamu dan pada suamimu. Jangan egois begitu...... masa engkau ingin anak yang sholehah hanya karena engkau ingin mereka mendoakanmu. ...tentu mereka menjadi sholehah utama karena-Ku, karena aturan yang mereka ikuti haruslah aturan-Ku." "Engkau ingin menyekolahkan anakmu di sekolah Islam, karena apa?...... prestige? ......... atau....mode? ....atau engkau tidak mau direpotkan dengan mendidik Islam padanya? engkau juga harus belajar, engkau juga harus bermoral Islami, engkau juga harus membaca Al Quran dan berusaha mengkhatamkannya. " "Bagaimana engkau dapat menahan anakmu tidak menebarkan pesonanya dengan mengumbar aurat, kalau engkau sebagai ibunya jengah untuk menutup aurat? Sementara engkau tahu Aku wajibkan itu untuk keselamatan dan kehormatan umat-Ku." "Engkau bicara bibit, bebet, bobot untuk calon menantumu, seolah engkau tidak percaya ayat 3 & 26 surat An Nuur dalam Al Quran-Ku. Percayalah kalau anakmu adalah anak yang sholihah maka yang sepadanlah yang dia akan dapatkan." "Engkau hanya mengandung, melahirkan dan menyusui anakmu. Aku yang memiliki dia saja, Aku bebaskan dia dengan kehendaknya. Aku tetap mencintainya, meskipun dia berpaling dari-Ku, bahkan ketika dia melupakan-Ku. Aku tetap mencintainya. .. " "Anakmu adalah amanahmu, cucumu adalah amanah dari anakmu, berilah kebebasan untuk melepaskan busur anak panahnya sendiri yang menjadi amanahnya." Lantas...... aku malu........ . dengan imajinasi do'a-ku sendiri..... Aku malu akan tuntutanku kepada-NYA.. . ...... Maafkan aku ya Allah......

Assalamu'alaikum. . .. Pernahkah Anda bayangkan bila pada saat kita berdoa, kita mendengar ini:
"Terima kasih, Anda telah menghubungi Baitullah".
"Tekan 1 untuk 'meminta'.
Tekan 2 untuk 'mengucap syukur'.
Tekan 3 untuk 'mengeluh'.
Tekan 4 untuk 'permintaan lainnya'."
Atau.... Bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti ini: "Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan lain. Tetaplah sabar menunggu. Panggilan Anda akan dijawab berdasarkan urutannya." Atau, bisakah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda mendapat respons seperti ini: "Jika Anda ingin berbicara dengan Malaikat,
Tekan 1. Dengan Malaikat Mikail,
Tekan 2. Dengan malaikat lainnya,
Tekan 3. Jika Anda ingin mendengar sari tilawah saat Anda menunggu,
Tekan 4. "Untuk jawaban pertanyaan tentang hakekat surga & neraka,
silahkan tunggu sampai Anda tiba di sini!!" Atau bisa juga Anda mendengar ini :
"Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali menelpon hari ini. Silakan mencoba kembali esok hari." atau... "Kantor ini ditutup pada akhir minggu. Silakan menelpon kembali hari Senin setelah pukul 9 pagi."

Alhamdulillah. .... Allah SWT mengasihi kita, Anda dapat menelpon-Nya setiap saat!!! Anda hanya perlu untuk memanggilnya kapan saja & Dia mendengar Anda.Karena bila manggil Allah, Anda tidak akan pernah mendapat nada sibuk. Allah menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya secara pribadi.
Ketika Anda memanggil-Nya, gunakan nomor utama ini: 24434
2 : shalat Subuh
4 : shalat Zuhur
4 : shalat Ashar
3 : shalat Maghrib
4 : shalat Isya
Atau untuk lebih lengkapnya dan lebih banyak kemashlahatannya,gunakan nomor ini : 28443483
2 : shalat Subuh
8 : Shalat Dhuha
4 : shalat Zuhur
4 : shalat Ashar
3 : shalat Maghrib
4 : shalat Isya
8 : Shalat Lail (tahajjud atau lainnya)
3 : Shalat Witir
Info selengkapnya ada di Buku Telepon berjudul "Al Qur'anul Karim & Hadist Rasul" Langsung hubungi, tanpa Operator tanpa Perantara, tanpa dipungut biaya. Nomor 24434 dan 28443483 ini memiliki jumlah saluran hunting yang tak terbatas dan seluruhnya buka 24 jam sehari 7 hari seminggu 365 hari setahun !!!

Sabda Rasulullah S.A.W : "Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih laut" 7 Kalimah ALLAH:
  1. Mengucap "Bismillah" pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.
  2. Mengucap " Alhamdulillah" pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.
  3. Mengucap "Astaghfirullah" jika lidah terselip perkataan yang tidak patut..
  4. Mengucap " Insya-Allah" jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.
  5. Mengucap "La haula wala quwwata illa billah" jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.
  6. Mengucap "inna lillahi wa inna ilaihi rajiun" jika menghadapi dan menerima musibah.
  7. Mengucap "La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah " sepanjang siang dan malam sehingga tak terpisah dari lidahnya...
Dari tafsir Hanafi, mudah-mudahan ingat, walau lambat-lambat. ... mudah-mudahan selalu, walau sambil lalu... mudah-mudahan jadi bisa, karena sudah biasa.

Senin, 27 April 2009

Munajat do'a

Alhamdulilahirobbbil ‘aalamin

Allah………

Sungguh …..atas ijin dan kehendak Allah jualah, kai(semua) dapat berkumpul bersama-sama dan duduk bersimpuh bermunajat di hadapan Allah ya Robbi.

Allah….

Berikanlah rahmatMu kepada nabiullah Muhammad saw beserta keluarga beliau, sebagaimana Alloh berikan rahmat kepada nabiullah Ibrahim as beserta keluarga beliau.Dan juga berikanlah berkahMu kepada nabiullah Muhammad saw beserta keluarga beliau, sebagaimana Alloh berikan berkah kepada nabiiullah Ibrahim as beserta keluarga beliau.

Allahuma ya Allah……

Engkaulah Allah yang menciptakan bumi dan langit beserta isinya.

Engkaulah pula yang mengaturnya…….

Kepunyaan Allahlah segala apa yang ada dilangit dan segala apa yang ada di bumi …..

Engkaulah yang mempunyai petunuk dan memberikan petunuk kepada siapa yang Allah kehendaki…

Maka dalam kesempatan ini, kehendakilah kami(semua) ya Allah…..dengan petunjukMu…

Bimbinglah kami (semua) ……tuntunlah kami(semua)……..kepad jalan yang lurus…..jalan yang Allah ridhoi, sebagaimana jalan orang-orang yang telah Engkau berkahi dan bukan jalan orang-orang yang telah Engkau murkai atau buka jalan pula jalan orang-orang yang tersesat.

Allah…….

Kami (semua) sadar….. didalam menjalani tugas hidup ini,kami (semua) banyak melakukan kesalahan dan dosa kepada Allah……..

Begitu banyak karunia dan nikmat yang Allah berikan kepada kami (semua) …..dan begitu banyak pula Allah limpahkan rezeki kepada kami (semua)……namun demikian, kami (semua) seringkali lalai ntuk mensyukurinya……..

Janganlah kelalaian kaiitu,menjdikan Allah murka kepada kami (semua) ya Allah…….

Allah …….kami (semua), mohonkepada Allah dengan penuh harap……berikanlah seberkas cahayaMU kepada hati kami (semua), sebab tanpa bantuan dan pertolongan Allah maka :

Tidak akan mungkin kami dapat mensyukurinikmat-nikmat Allah…….

Tidak akan mungkin kami dapat selalu ta’at kepada Allah……

Dant tidak akan mungkin kami (semua) dapat menggunakan harta yang Allah

Titipkan sebagai sarana untuk pengabdian kepadaMU ya Allah……

Allah……..

Maksiat yang telah kami lakukan, bukanlah untuk menentang Allah……bukan pula karena mengabaikan siksa Allah…….atau menantang hokum Allah……namun semua karena kebodohan dan kelemahan kami terjerat hawa nafsu…….

Untuk itu , maafkanlah ya Allah …karena kelemahan dan kebodohan kami (semua)……

Maafkanlah bila selama ini kami (semua) belu sepenuhnya mencintai Allah……belum sepenuhnya taat……tunduk……patuh……bekti……dan takut kepada Allah…….

Ampunilah kesalahan dan dosa-dosa kami (semua) ya Allah……..ya Ghofur…..

Dosa-dosa yang kami sengaja maupun dosa-dosa yang tidak kami sengaja……

Dosa-dosa kai dari akhil baliq hinga kami (semua) wafat

Allah…..
Dalam kesempatan yang baik ini, perkenankan kami (semua) memohon kepadaAlllah dengan kerendahan hati dan penuh harap :
Ampunilah dosa-dosa ibu dan bapak kami….. ibu dan bapak mertua kami.
Ampunilah dosa-dosa kakek dan nenek kami ya Allah……
Sayangilah beliau…….rahmati beliau……sebagaimana beliau saying kepada kami.
Jadikanlah akhir hidup beliauakhir yang beriman kepada Allah……akhir yang baik yaitu “khusnul khotimah” ,terlebih kepada beliau yang sudah wafat mendahului kami (semua),
Jadikanlah kuburan-kuburan beliau “roudhoh min riyadhil janah”.
Ampunilah dosa-dosa guru-guru kami, terlebih guru-guru kami yang dengan ikhlas mengajakan kepada kami untuk selalu taat dan mendekatkan diri kepada Allah.
Ampunilah dosa-dosa istri…….suami….anak-anak kami (semua) ya Allah………
Penuhilah qolbun kami dan keluarga kami (semua) dengan rasa cinta dan rasa takut kepada Allah Dengan keyakinan dan keianan kepada Allah…….serta dengan rasa takut berpisah dengan Allah..
Ampunilah dosa-dosa kakak.adik kami (semua) dan keluarganya……
Ampunilah dosa-dosa saudara dari ibu dan bapak kami (semua) dan keluarganya….
Ampunilah dosa-dosa saudara dari ibu dan bapak mertua kami (semua) dan keluarganya……
Ampunilah dosa-dosa teangga…..teman…….sahabat…kami (semua) ya Allah……
Ampunilah dosa-dosa orang yang membantu di rumah kami……
Ampunilah dosa-dosa saudara-saudara kami yang saat ini Allah berikan sakit, bak dirawat di rumah sakit maupun di rawat di rumah.
Ampunilah dosa-dosa kaum muslimin …..muslimat….mukminin……mukminat……dimanapun berada,terlebih yang sudah wafat mendahului kami (semua) ya Allah……

Allah…….
Engkaulah Allah…. Robbunallah… Dzat yang menguasai seluruh alam semesta ini
Mampukan hati kami (semua) ya Allah…..
Hati yang ridho…..dengan setiap keputusan Allah ..apapun keputusan yang akan Allah berikan kepada kami,walaupun itu tidaklah kami harapkan……..
Mampukan hati kami (semua) ya Allah…….
Hati yang ikhlas dengan setiap ketetapan Allah …….apapun ketetapan Allah yang akan beriakn kepada kami, walaupun itu tidaklah kami ingginkan…….
Mampukan hati kami (semua) ya Allah……
Hati yang sabar di dalam menjalani ujian yang Allah berikan kepada kami, saar didalam ta’at kepada Allah, sabar didalam meninggalkan maksiat kepada Allah.
Mampukan hati kami (semua) ya Allah……
Hati yang bersyukur yang selalu mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kami (semua)walaupun itu hanya kenikmatan sebesar zaroh.
Mampukan hati kami (semua) ya Allah……
Hati yang selalu berdzikir kepada Allah, baik dalam keadaan yang sempit dan terlebih dalam keadaan yang lapang.

Allah……
Ketika kami kehilangan rahmatmu, maka ijinkanlah ya Allah …… kami merengkuh kembali rahmatMu.
Ajarkanlah kepada kami (semua) ……bagaimana caranya membuat rahmatMukembali menghias dalam kehidupan kami.
Mudahkanlah kami (semua) dalam meniti pertaubatan dan berupaya untuk memperbaiki diri ya Allah…..
Janganlah Engkau kembalikan kami ke dalam kesusahan (rasa sakit), seelah Allah ringankan bean kami.
Janganlah Engkau kembalikan kami ke dalam kesesatan, setelah Alah berikan petunjuk kepada kami
Janganlah Engkau hukum kami, apabila kami sering lupa dan bersalah kepada Allah……..
Janganlah Engkau tinggalkan kami, apabila kami sering lalai mengagungkan Allah…….
Janganlah Engkau biarkan kami berjalan seperti orang yang berjalan didalam kegelapan, sebab tidak ada cahaya dan hidayah Allah……..
Hadiralah ya Allah ditengah ketidakberdayaan kami menghadapi tipu daya dunia..jeratan hawa nafsu…dan tipu daya syaiton…..
Hadiralah ya Allah ditengah lemahnya kami menghadapi problema hidup dan kehidupan kami dan berikanlah kami kekuatan dalam menghadapi setiap kesulitan.
Hadirlah ya Allah disaat kami sangat membutuhkan bimbingan dan pertolongan Allah…

Allah………ya Fatah………..
Bukalah mata hati kami (semua) dari belenggu hawa nafsu yang sulit kami mengendalikannya…….
Bukalah mata hati kami (semua) dari tipu daya dunia, yanga dengannya membuat kami mengejar-ngejarnya sehingga kami sering lupa kepada Allah……..
Bukalah mata hati kami (semua) dari godaan syaiton yang terkutuk, yang kami sering tidak sadar kalau itu adalah bisikannya…….rayuannya……..godaannya……..
Bukalah mata hati kami (semua) dari tabiat-tabiat buruk yang selalu hambaperturutkan terus, malas beribadah, pelit bersedekah, kebiasaan berdusta, menganggap enteng orang lain, menganggap kecil dosa-dosa kecil, ghbah, iri, dengki, hasut,fitnah, sum’ah, riya’, ujba (bangga diri), sombong.

Allahu ya Salaam…….
Selamatkan kami (semua) dan keluarga kami, dari belenggu hawa nafsu, dari tipu daya dunia, dari godaan syaiton yang terkutuk, dari orang-orang yang ingin berbuat dzolim, dari tabiat-tabiat buruk yang selalu hamba perturutkan terus, dari siksa api neraka, dari fitnah hidup maupun fitnah mati, dari ibadah yang belum khusyuk dan dari hati yang tidak pernah puas……..

Allah…Al Muktadir
Takdirkan kami (semua) dan keluarga kami, istri…..suami…….anak-anak kami adalah :
Orang-rang yang selalu memberikan kesejukan hati kami
Orang-rang yang istiqomah dalam mendirikan sholat
Orang-rang yang selalu ta’at, tunduk, patuh, bekti dan takut , hanya kepada Allah
Takdirkan keluarga kami (semua) menjdai keluarga sakinah, mawaddah, warohmah…damai selalu fiddunya wal akhiroh.
Takdirkan keluarga kami (semua) “khusnul khotimah” yaitu akhir j-hidup yang selalu terjaga dengan iman kepada Allah

Allahu shomad……..
Hanya kepada Allah kami menyembah dan hanya kepda Allah pula kami (semua ) mohon pertolongan .

Allhamdulillahirobbilalamiin .

Selasa, 21 April 2009

Berpikir dengan hati

Gunakanlah pikiran saat berhadapan dengan dirimu sendiri Dan gunakanlah hati saat menghadapi orang lain Karena berpikir dengan hati lebih cerdas dari apapun

Dari statement diatas ada timbul pertanyaan bagaimana orang bisa membedakan cara berpikir dengan akal dan berpikir dengan hati padahal dengan akal / logic hasilnya pun juga positif. dan bagaimana kita tahu bahwa itu "buah" pikir akal atau "buah" pikir hati.

Berpikir Dengan Hati

Mungkin benar tatkala kita kehilangan barulah kita menyadari Mungkin benar saat kita terluka barulah kita mengerti Mungkin benar bila kita rasakan rindu yang sangat dalam barulah kita tahu Seberapa besar makna dan arti seseorang bagi kita

Ada orang yang mengerti dan tahu bagaimana memperhatikan dan mencintai Namun tak sedikit juga mereka yang tak pernah tahu caranya Tak sedikit mereka yang melakukannya apa adanya karena tak pernah tahu bagaimana Tapi sebenarnya dalam hati mereka tulus dan sangat peduli Ada yang menangis tuk ekpresikan cintanya namun ada yang tersenyum sebagai ungkapan cinta.Ada yang terluka karena mencintai namun ada yang bahagia karenanya.

Ada yang terpaksa berdusta karena sangat mencintai namun tuntutan kejujuran menutupi mata yang dicintai. Semuanya selalu ada dalam rangkaian kehidupan sebagai bagian yang tak terpisahkan.

Untuk itu.............

Gunakanlah pikiran saat berhadapan dengan dirimu sendiri. Dan gunakanlah hati saat menghadapi orang lain.Karena berpikir dengan hati lebih cerdas dari apapun

Senin, 06 April 2009

hati nurani

Kehidupan dunia dengan pernik-perniknya yang sangat menggiurkan seringkali menjadikan banyak orang menempatkan orientasi yang salah dalam memandang kehidupan. Banyak orang yang menempatkan sumber motivasi kebahagiaan, keberhasilan, kesuksesan dari luar dirinya. Mereka menjadi manusia yang mendewakan berbagai aksesories kesuksesan duniawi, dengan mengabaikan nilai-nilai spiritual kebenaran dalam hatinya. Tidak memahami hakekat posisi dirinya sebagai manusia dalam kehidupan dunia ini dan bahkan ada yang menganggap dirinya mampu mengatur dunia ini dengan kekuatan ilmu pengetahuan dan akal pikirannya.

Tanpa disadarinya, hatinya telah terbelenggu dan dikendalikan oleh pengaruh lingkungan kemajuan peradaban kehidupan modern. Banyak orang telah diperbudak oleh kemajuan zaman dan cenderung mengabaikan nilai-nilai spiritual kebenaran dalam hatinya. Inilah sumber dari kemerosotan etika, moral dan perilaku banyak manusia dalam kehidupan.

Albert Einstein pernah mengatakan, " Masalah penting yang kita hadapi kini tidak dapat kita pecahkan pada tingkat berpikir yang sama seperti ketika kita menciptakan masalah tersebut." Makna dari ungkapan ini adalah, kalau kita ingin melakukan sebuah perubahan biasa, atau menyelesaikan masalah biasa saja, mungkin cukup dilakukan dalam tataran praktik, tingkah laku dan sikap dalam diri kita. Namun, kalau kita ingin melakukan sebuah perubahan yang besar dan sangat berarti dalam hidup ini, maka perlu dilakukan perubahan mendasar melalui tataran paradigma berpikir.

Paradigma berpikir dari dalam hati adalah tingkatan baru dalam pola berpikir, tingkatan berpikir yang lebih dalam. Sebuah paradigma yang didasari oleh prinsip-prinsip yang bersumber dari dalam hati. Paradigma dari dalam hati artinya meyakini segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita dimulai dari dalam hati. Keberhasilan, kegagalan, kesuksesan dan keagungan hidup ini sesungguhnya dimulai dari dalam diri kita sendiri, bahkan lebih mendasar lagi, dimulai dari bagian paling dalam dari diri sendiri yakni "hati nurani".

Memiliki paradigma berpikir dari dalam hati dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata melalui keyakinan hidup yang bersumber dari suara hati nurani, seperti:
· Selalu menempatkan hati nurani sebagai pembimbing dalam langkah kehidupan.
· Memandang kehidupan dunia ini melalui mata hati, bukan sekedar mata panca indra semata.
· Mengarahkan hati selalu "taqarrub" pada sifat-sifat kemuliaan Allah, yang melandasi setiap kegiatan hidupnya.
· Hal ini diimplementasikan dalam kehidupan melalui sikap yang mengedepankan integritas, kejujuran, cinta kasih, keadilan, kebenaran, kebebasan, kesabaran dan ketawakalan.

Memiliki paradigma berpikir dari dalam hati dapat menjadi sumber inspirasi yang dapat memancarkan energi positif ke sekelilingnya, sehingga melahirkan kreativitas dan produktivitas tinggi. Karena dirinya selalu mencari sifat-sifat mulia yang bersumber dari hati yang merupakan percikan sifat-sifat mulia Allah. Kalau hal ini dijadikan sebagai sebuah landasan berpikir pada akhirnya dapat mengantarkan manusia meraih kesuksesan dan keagungan insani. Yakni memiliki hati yang senantiasa "taqarrub" menuju kepada sifat-sifat mulia Allah. Karena manusia memiliki watak dasar selalu mencari sifat-sifat mulia Allah yang sudah "built in" di dalam dirinya untuk memenuhi kebahagiaannya.

Keseimbangan hidup seperti ini akan nampak setiap saat dalam perilaku kehidupan yang cenderung lebih mengedepankan nilai-nilai spiritualitas dalam kehidupan. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Danah Zohar dan Ian Marshal, yang mengatakan, "Bahwa makna yang paling tinggi dan paling bernilai, dimana manusia akan merasa bahagia, justru terletak pada aspek spiritualitasnya". Maka manusia yang dapat mengarahkan hatinya selalu "taqarrub" menuju sifat-sifat mulia Allah, akan menemukan makna hidup yang lebih tinggi.

Bagaimana paradigma berpikir dari dalam hati ? Dalam buku saya "HEART REVOLUTION, Revolusi Hati Nurani" yang diterbitkan Elex Media Komputindo telah dibahas dengan lengkap mengenai bagaimana mengembangkan paradigma berpikir dari dalam hati ini. Sederhananya, paradigma berpikir dari dalam hati artinya, dalam berkarier, berbinis, berkarya, maupun dalam berbagai aktivitas kehidupan selalu dilandasi nilai-nilai "Illahiah" mulia dalam hati. Memiliki kesadaran bahwa kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang abadi. Dengan demikian dapat memandang kehidupan dengan seimbang, artinya tetap realistis dan memiliki idealisme sesuai nilai-nilai spiritual dalam hatinya.

Lebih menghargai orang-orang yang mengedepankan integritas, kejujuran, hidup yang lurus, penuh cinta kasih, kepedulian sosial dan empati kepada sesama kehidupan, meskipun mungkin tidak memiliki berbagai simbul kesuksesan duniawi. Karena dapat memandang kesuksesan hidup bukan hanya pada prestasi luar semata, tetapi memiliki keselarasan dalam nilai-nilai kebenaran berdasarkan hati nurani.

Demikianlah orang-orang yang mendengarkan suara hatinya dan menggunakannya sebagai pembimbing dalam kehidupannya, akan mengantarkannya meraih kehidupan yang penuh potensi dan keagungan. Karena mereka menempatkan orientasi hidupnya jangka panjang yang jauh kedepan. Mereka hidup mengedepankan kebijaksanaan, melakukan hal-hal yang bernilai tinggi dan memberdayakan potensi dirinya untuk tujuan mulia dalam kehidupan. Mereka memandang kehidupan secara realistis, tetap menjaga integritas hati nuraninya. SEMOGA BERMANFAAT